Selasa, 06 April 2010

Paparan Zat Kimia Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

The following article presents the very latest information on news. If you have a particular interest in news, then this informative article is required reading.
JAKARTA, KOMPAS.com - Paparan bahan-bahan kimia dan polutan di tempat kerja sebelum seseorang berusia 30 tahun akan meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara setelah usia menopause.

Sejumlah peneliti menemukan kaitan antara kanker payudara dan sejumlah zat kimia berbahaya. Mereka melakukan investigasi untuk mengetahui sebarapa besar tingkat paparan para responden terhadap 30 jenis bahan berbahaya di lingkungan pekerjaan mereka. Hasilnya, mereka yang terkena kanker payudara di usia menopause lebih sering terpapar bahan kimia berbahaya sebelum berusia 36 tahun.

Those of you not familiar with the latest on news now have at least a basic understanding. But there's more to come.

Demikian kesimpulan sebuah penelitian terhadap 556 perempuan usia 50-75 yang didiagnosa menderita kanker payudara di Kanada dan 613 perempuan dalam kelompok kontrol yang bebas kanker payudara. Seluruh responden sudah menopause.

Bahan kimia berbahaya yang dimaksudkan antara lain serabut akrilik, serabut nilon, serta senyawa aromatik. Bahan-bahan ini biasa dipakai dalam kandungan cat tembok, furniture, dan sebagainya.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Occupational and Environmental Medicine ini konsisten dengan teori yang menyatakan jaringan payudara lebih sensitif pada bahan-bahan kimia berbahaya jika terpapar saat sel-sel di payudara masih aktif (sebelum usia 40 tahun).

I hope that reading the above information was both enjoyable and educational for you. Your learning process should be ongoing--the more you understand about any subject, the more you will be able to share with others.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar