Sabtu, 17 April 2010

Bayer Kembali Dukung Komunitas Hemofilia

This article explains a few things about news, and if you're interested, then this is worth reading, because you can never tell what you don't know.
JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti tahun-tahun sebelumnya, menyambut Peringatan Hari Hemofilia Sedunia yang jatuh pada 17 April besok, Bayer Healthcare kembali memberikan sumbangan sebagai bukti komitmennya terhadap komunitas penderita kelainan pendarahan. Bayer Healthcare kembali memberikan donasi sebesar 250 ribu Euro atau sekitar Rp 3 miliar kepada Federasi Hemofilia Dunia (World Federation of Hemofilia).

Demikian diungkapkan Presiden Direktur PT Bayer Indonesia Hans-Josef Schill dalam konferensi pers Memperingati Hari Hemofilia Sedunia, Kamis (15/4) kemarin, di Jakarta.

Schill menyebutkan, selama tiga dekade terakhir Bayer selalu berkomitmen membantu penderita hemofilia di dunia. Selain berpartisipasi dalam perayaan setiap tahun, Bayer juga membantu program-program pengobatan, perawatan, dan edukasi dari WFH, termasuk Global Alliance for Progress (GAP) - program peningkatkan kualitas diagnosis dan pengobatan - serta International Hemophilia Nursing Fellowship Program yang memberi edukasi dan pelatihan kepada perawat di negara berkembang.

You may not consider everything you just read to be crucial information about news. But don't be surprised if you find yourself recalling and using this very information in the next few days.

Pada peringatan ke-21 tahun ini, Bayer juga mengadakan kampanye bertema "Reach Out & Care" dengan mengadakan berbagai kegiatan untuk mengedukasi masyarakat tentang isu dan permasalahan yang dihadapi komunitas hemofilia.  Kegiatan kampanye ini di antaranya meliputi workshop, pameran seni, kegiatan keluarga, kompetisi olahraga dan walkathons.

Di Indonesia, dan salah satu bentuk kegiatan adalah kompetisi bagi anak dan remaja pengidap hemofilia dengan mengusung tema Living with Hemophilia makes me stronger.  Anak dan remaja penderita diminta untuk bercerita dalam berbagai bentuk ekspresi baik gambar, puisi, foto, kolase, kerajinan tangan atau video yang menggambarkan keberanian dan kekuatan mereka menghadapi hemofilia.

Kompetisi ini dilaksanakan pula di berbagai negara dan dua pemenang dari masing-masing negara akan mengikuti "Hemophilia Youth Camp 2010" yang akan diselenggarakan di Indonesia pada Juli mendatang. 

Jumlah penderita hemofilia dan kelainan pendarahan lainnya berdasarkan estimasi Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI)  mencapai sekitar 20.000 orang. Namun hingga Maret 2010, baru tercatat 1.236 orang atau baru 5 persen saja dari kasus yang telah terdiagnosis.

Tahun 2010 ini, peringatan hari hemofilia sedunia mengambil tema : The Manny Faces of Bleeding Disorder : United to Achieve Treatmenr for All (bersatu mencapai pengobatan bagi semua), yang berisi himbauan dan ajakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi semua penyandang hemofilia dan kelainan pendarahan lainnya.

When word gets around about your command of news facts, others who need to know about news will start to actively seek you out.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar