Senin, 22 Februari 2010

RSUD dr Soetomo Belajar Cangkok Hati ke Tiongkok

This interesting article addresses some of the key issues regarding news. A careful reading of this material could make a big difference in how you think about news.
SURABAYA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya mengirimkan sembilan dokter dan dua perawat ke China untuk belajar metode pencangkokan hati di Rumah Sakit Tianjin, Tiongkok.

"Metode pencangkokan hati ini membutuhkan teknologi tinggi sebagai salah satu upaya penanganan kanker hati yang saat ini sangat dibutuhkan," ujar Direktur Utama RSUD dr Soetomo, Slamet Yuwono Riyadi saat di konfirmasi di Surabaya, Minggu (21/2/2010).

Menurut Slamet, dengan permasalahan pasien kanker hati seringkali mendapatkan stigma vonis mati karena sulitnya penanganan pada penyakit ini. Dengan pelatihan pencangkokan hati ini, kata Slamet, diharapkan harapan hidup para pasien kanker hati semakin tinggi.

Sometimes the most important aspects of a subject are not immediately obvious. Keep reading to get the complete picture.

Perlu diketahui, di Jatim telah terdata sekitar 800 anak-anak penderita kanker hati. Sedangkan, meski belum terdata, untuk penderita dewasa diperkirakan lebih tinggi jumlahnya karena faktor penyebabnya lebih banyak, seperti merokok, minum alkohol, dan minum kopi secara berlebihan.

Karena itu, lanjuta dia, untuk mengatasi permasalahan ini, sembilan dokter dan dua perawat akan dikirimkan ke Rumah Sakit Tianjin, Cina untuk belajar tentang pencangkokan hati. "Mereka akan dipandu salah satu ahli pencangkokan hati, yaitu Prof Shen Zhongyang," katanya.

Selanjutnya, setibanya kembali di Indonesia mereka langsung mempraktikkan metode tersebut dalam operasi pencangkokan hati di RSUD dr Soetomo pada pasien kanker hati asal Trenggalek, Jawa Timur Ramdhan Aldil Saputra (3).

Rencananya, operasi akan dipimpin langsung Prof Shen Zhongyang. "Kalau bisa, kami upayakan operasi tak hanya untuk satu pasien saja, karena kedatangan ahli pencangkokan hati asal Tiongkok ini tak setiap waktu," pungkasnya.

I hope that reading the above information was both enjoyable and educational for you. Your learning process should be ongoing--the more you understand about any subject, the more you will be able to share with others.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar