Jumat, 05 Februari 2010

Pasukan Penghancur Musuh

You should be able to find several indispensable facts about news in the following paragraphs. If there's at least one fact you didn't know before, imagine the difference it might make.
KOMPAS.com - Ada lima jenis antibodi yang fungsinya berlainan. Tiap penyakit ditangani antibodi berbeda.

Imunoglobulin G (IgG)
IgG merupakan antibodi yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia. Dihasilkan hanya dalam waktu beberapa hari dan memiliki masa hidup beberapa minggu sampai beberapa tahun. IgG banyak terdapat pada darah, sistem getah bening, dan usus. Mengikuti aliran darah, IgG akan langsung menuju musuh dan menghambatnya begitu berhasil mendeteksi.

Antibodi ini mempunyai efek antibakteri yang kuat dan penghancur antigen. Mereka melindungi tubuh dari bakteri dan virus, serta menetralkan asam yang ada dalam racun.

If you find yourself confused by what you've read to this point, don't despair. Everything should be crystal clear by the time you finish.

IgG juga lihai menyelip di antara sel-sel dan menyingkirkan bakteri serta musuh mikroorganisma yang masuk ke sel-sel dan kulit. Karena kemampuannya serta ukurannya kecil, IgG dapat masuk ke dalam plasenta ibu hamil dan melindungi janin dari kemungkinan infeksi.

Imunoglobulin A (IgA)
Antibodi ini terdapat pada bagian peka, misalnya air mata, liur, ASI, darah, lendir, getah lambung, dan usus. Kepekaan daerah tersebut berhubungan langsung dengan kecenderungan bakteri dan virus yang suka media lembab.

Imunoglobulin M (IgM)
Terdapat pada darah dan getah bening. Pada saat organisme tubuh manusia bertemu zat asing, IgM yang pertama dihasilkan tubuh untuk melawan musuh. Janin mampu memproduksi IgM pada usia kehamilan enam bulan. Jika ada kuman atau bakteri yang coba menyerang, produksi IgM janin akan meningkat. Untuk mengetahui apakah janin telah terinfeksi atau tidak, bisa dilihat kadar IgM dalam darah.

Imunoglobulin D (IgD)
IgD juga ada dalam darah dan getah bening. IgD tak mampu bertindak sendiri, tapi menempelkan diri ke permukaan sel-sel T, lalu membantu sel T menangkap antigen.

Imunoglobulin E (IgE)
Antibodi ini beredar dalam aliran darah dan bertanggung jawab "memanggil" antibodi lain untuk berperang melawan zat asing. IgE kadang menimbulkan reaksi alergi. Karena itu, pada tubuh orang yang sedang alergi, kadar IgE-nya tinggi. (GHS/mic)
 

Sometimes it's tough to sort out all the details related to this subject, but I'm positive you'll have no trouble making sense of the information presented above.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar