Kamis, 20 Mei 2010

12 Negara Hadiri Konferensi Hukum Kesehatan

When most people think of news, what comes to mind is usually basic information that's not particularly interesting or beneficial. But there's a lot more to news than just the basics.
MANADO, KOMPAS.com " Sebanyak 12 negara mengikuti Konferensi Hukum Kesehatan Asia Pasifik I (1st Asia Pacific Conference on Health Law) di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), 19-22 Mei 2010. Ke-12 negara itu antara lain dari Malaysia, Jepang, Korea, Hongkong, Filipina, China, Singapura, dan Indonesia.

Konferensi tersebut dibuka Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM Prof DR Ahmad Ramli di Manado, Rabu (19/5/2010) kemarin, mewakili Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Patrialis Akbar.

Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dalam sambutannya yang dibacakan Ahmad Ramli mengatakan, konferensi ini sangat penting artinya di tengah kebutuhan perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang saat ini menghadapi berbagai macam ancaman penyakit yang sedang melanda dunia saat ini.

"Dengan konferensi ini diharapkan akan tumbuh kesadaran dan solidaritas internasional terhadap pengembangan hukum kesehatan di masing-masing negara untuk memberikan kepastian pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat," katanya.

So far, we've uncovered some interesting facts about news. You may decide that the following information is even more interesting.

Gubernur Sulut Sinyo Sarundajang mengharapkan dari Kota Manado ini akan lahir konsepsi brilian yang akan dijadikan pedoman bagi pengembangan hukum kesehatan, terutama dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan yang prima, tetapi terjangkau oleh masyarakat.

"Kesemuanya ini akan memberikan manfaat sangat berarti bagi kehidupan masyarakat dunia yang lebih sehat serta lingkungan yang lebih baik, dan akan memungkinkan semua negara melakukan pembangunan menuju masyarakat lebih sejahtera," katanya.

Sarundajang mengatakan berterima kasih dengan dijadikan Sulut selaku tuan rumah pelaksana konferensi yang sangat penting tersebut. Dipilihnya Sulut sangat beralasan karena Sulawesi Utara yang terletak di bibir Pasifik merupakan pintu masuk Indonesia sebelah utara dari Asia Pasifik.  

"Provinsi Sulut juga telah memiliki pengalaman melalui keberhasilan menyelenggarakan dengan sukses tiga kegiatan internasional, masing-masing World Ocean Conference (WOC), Coral Triangle Initiative (CTI) Summit, dan Sail Bunaken," katanya.

Ketua Panitia Pelaksana Jery Tambun mengatakan, dalam konferensi tersebut terdapat sekitar 105 pembicara. "Dalam konferensi tersebut ada sejumlah topik yang dibicarakan, antara lain, terkait hukum kesehatan dan lingkungan," katanya.

Now that wasn't hard at all, was it? And you've earned a wealth of knowledge, just from taking some time to study an expert's word on news.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar