Minggu, 31 Januari 2010

Lansia Gemuk Lebih Panjang Umur

The more you understand about any subject, the more interesting it becomes. As you read this article you'll find that the subject of news is certainly no exception.
KOMPAS.com - Kalau saat ini tubuh langsing adalah segalanya untuk Anda, sebaiknya ubah pikiran Anda saat nanti memasuki usia tua. Pasalnya menurut penelitian warga senior yang gemuk justru lebih panjang umur.

Berdasarkan studi terhadap 9.200 orang lanjut usia berusia lebih dari 70 tahun diketahui mereka yang tergolong gemuk justru lebih panjang umur dibanding lansia yang berat badannya normal.

It seems like new information is discovered about something every day. And the topic of news is no exception. Keep reading to get more fresh news about news.

Meski demikian, para peneliti dari Austrilia yang melakukan studi ini mengatakan terlalu gemuk atau obesitas dan berat badan yang terlalu kurus justru memperpendek usia. Untuk orang yang masih muda kelebihan berat badan telah diketahui mengundang masalah kesehatan.

Penelitian yang dilakukan sejumlah ahli dari the University of Western Austrilia ini dilakukan dengan cara mencari rekam jejak kematian selama 10 tahun terakhir pada para responden yang berusia 70-75 tahun saat dimulainya studi.

Ditemukan bahwa responden yang BMI-nya (indeks massa tubuh) tergolong kegemukan justru lebih panjang umur dan memiliki risiko lebih kecil untuk meninggal karena penyakti tertentu, seperti jantung, kanker dan penyakit pernapasan kronis.

Akan tetapi mereka yang masuk dalam kelompok obesitas memiliki risiko kematian lebih besar dalam periode 10 tahun.  Ketua peneliti, Profesor Leon Flicker mengatakan hasil studi ini menyimpulkan kegemukan tidak berbahaya untuk para warga senior.

When word gets around about your command of news facts, others who need to know about news will start to actively seek you out.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar