Sabtu, 30 Januari 2010

Berkenalan dengan "Musuh" di Sekitar Kita

This article explains a few things about news, and if you're interested, then this is worth reading, because you can never tell what you don't know.
KOMPAS.com " Zat-zat penyerbu tubuh kita berada di mana-mana, di udara, di makanan, tanaman, hewan, di air, dan hampir di berbagai permukaan lainnya. Zat-zat itu bisa terdiri dari organisme mikroskopis hingga parasit yang lebih besar.

Meski setiap hari kita terpajan jutaan kuman, kita tetap sehat dan afiat karena sebagian besar organisme penyerbu tersebut berada dalam kendali sistem kekebalan tubuh. Bila sistem imun melemah atau kita berhadapan dengan mikroorganisme yang belum dikenali tubuh, maka kita akan terkena penyakit.

Mari berkenalan dengan berbagai jenis mikroorganisme penyebab penyakit menular.

1. Bakteri
Bakteri adalah organisme bersel satu yang hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop. Mereka ada yang berbentuk batang pendek (basilus) atau sel bulat (kokus). Ketika bakteri menular berhasil memasuki tubuh, jumlahnya akan bertambah dan berpotensi memproduksi sejumlah zat kimia yang kuat, yang biasa disebut toksin. Toksin akan menghancurkan sel-sel tertentu pada jaringan yang diserangnya sehingga membuat kita sakit. Tidak semua bakteri berbahaya. Beberapa bakteri yang tinggal dalam tubuh, seperti pada mulut dan saluran usus, malah menguntungkan.

See how much you can learn about news when you take a little time to read a well-researched article? Don't miss out on the rest of this great information.

2. Virus
Virus merupakan organisme subseluler karena ukurannya sangat kecil, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Ukurannya lebih kecil daripada bakteri sehingga virus tidak dapat disaring dengan penyaring bakteri.

Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan seluler untuk bereproduksi sendiri. Ketika menyerang tubuh manusia, virus memasuki beberapa sel tubuh dan menguasainya, memerintahkan sel inang memproduksi bagian-bagian yang diperlukan untuk memperbanyak diri.

3. Jamur (fungi)
Kapang, ragi, dan jamur payung semuanya termasuk jamur/fungi. Sebenarnya mushroom tidak menular, tetapi ada jenis yeast dan kapang tertentu yang bisa menular. Kandida merupakan salah satu contoh yeast yang bisa menimbulkan infeksi. Kandida dapat menyebabkan sariawan pada bayi, pada pengguna antibiotik, dan pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya terganggu.

4. Protozoa
Protozoa adalah organisme bersel satu yang hidup sebagai parasit dalam tubuh. Banyak protozoa yang hidup pada saluran usus dan tidak membahayakan. Namun, ada protozoa lain yang dapat menyebabkan penyakit. Organisme ini hidup dalam makanan, tanah, air, atau serangga.

5. Cacing
Cacing termasuk dalam jenis parasit besar. Apabila jenis parasit ini atau telurnya memasuki tubuh manusia, biasanya ia akan tinggal di saluran usus, paru-paru, hati, kulit, atau otak, dan hidup dari nutrisi yang ada dalam tubuh manusia. Jenis cacing paling umum yaitu cacing pita dan cacing gelang.

Is there really any information about news that is nonessential? We all see things from different angles, so something relatively insignificant to one may be crucial to another.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar